Beauty

Review: Black Chicken Axilla Deodorant Paste

Friday, December 02, 2016

Assalamualaikum,


Produk yang mau saya bahas kali ini sangat berbeda dengan produk-produk yang biasaya direview di blog atau di Instagram. Dari judulnya kalian pasti udah bisa tau kalau yang mau saya bahas kali ini adalah tentang deodorant. Yess, it's about deodorant for your armpit. Tapi saya yakin belum banyak yang tau tentang produk yang mau saya bahas, karena ini pun hal baru buat saya. Saya gak akan tahu tentang produk ini kalau gak dikirim sample sama Lucy dari Toko Tujuh Puluh beberapa bulan yang lalu.

Jujur saja, saya bukan tipe yang suka pakai deodorant. Dulu jaman SMA atau kuliah, saya tentu pernah beli deodorant yang cukup terkenal seperti Rexona atau Dove, tapi saya tidak pernah benar-benar rutin pakai setiap hari. Biasanya cuma beli, pakai beberapa minggu terus lupa pakai sampai akhirnya expired dan dibuang. Selalu seperti itu. Makanya saya jadi malas beli deodorant. Apalagi kalau habis baca berbagai efek negatif dari penggunaan deodorant, terutama tentang yang katanya bisa menyebabkan kanker payudara. Memang ini masih pro dan kontra. Tapi posisi ketiak sama payudara itu dekat banget, jadi saya prefer untuk berhati-hati saja. Apalagi di keluarga besar saya ada yang terkena kanker payudara.

Saya lebih memilih memakai body spray atau parfum untuk menutupi bau badan. Dan itupun kadang baru dipakai kalau sudah merasa ada bau-bau gak enak. haha. Saya selalu bawa parfum di tas, tapi sering kali tidak dipakai. Yes, saya bukan tipe yang selalu wangi parfum. Karena banyak orang yang setiap ketemu wanginya enak dan bikin jadi bertanya pakai parfum apa. I'm just not that kind a girl. Apalagi sebenarnya parfum buat perempuan dalam Islam kan gak boleh ya. Kecuali untuk dipakai dirumah dan dicium suami. hehe. Jadi memang sebisa mungkin saya mengurangi penggunaan parfum untuk keluar rumah, terutama kalau tidak pergi sama suami.

Sebelum saya ketemu sama deodorant yang mau saya bahas, saya sering kali berasa agak insecure kalau lagi gak pakai parfum. Takut ada orang lain yang berasa saya bau badan. Karena itu kan gak enak banget yaa dan kadang kita suka tidak menyadari bau badan kita, yang sadar justru orang lain. Dalam Islam memang gak boleh pakai parfum, tapi bukan berarti jadi jorok dan bau. Jadi kebersihan tetap harus dijaga donk. 

Pas pertama kali dapet sample produk ini, saya tidak langsung pakai. Deodorant dalam bentuk pasta agak aneh buat saya. Tapi karena penasaran, saya jadi coba-coba baca reviewnya dan semuanya bilang ini bagus banget. Saya bahkan sampai baca komen-komen orang di Instagramnya blackchickenremedies dan makin penasaran pengen coba. Pas cobain produknya saya langsung jatuh cinta. Dan langsung order lagi yang real sizenya. Yess, yang sample saya memang dapat secara gratis, tapi real sizenya saya beli sendiri. So, this is not a sponsored post :D

PACKAGING



Nothing so special tentang packagingnya sih. Bentuknya jar dari plastik tebal warna gelap tapi transparan dan tutup coklat. Tidak ada box tambahan. Keterangan cara pakai dan ingredients ada di jarnya. Buat saya packaging cantik itu cuma bonus, yang penting kan gimana produknya. hehe

SMELL, TEXTURE, & INGREDIENTS



Axilla Deodorant Paste ini terbuat dari bahan-bahan natural organik yang tersertifikasi, 100% vegan, dan sama sekali tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya. Makanya, wangi herbal cukup terasa dari produk ini tapi sangat ringan, sama sekali tidak mencolok atau mengganggu. Saya agak bingung menjelaskan baunya seperti ada. Walaupun herbal, tapi bukan wangi yang relaxing, dan bukan juga bau yang ga enak. Wanginya merupakan campuran essential oils, yang memang terkandung di produknya, yaitu Peppermint, Cajaput, Mandarin, Clove, Rose Geranium, Lime, Lavender dan Cedarwood.


Jadi ini bukan deodorant yang kalau diaplikasikan di ketiak lalu ketiak jadi wangi, tapi dia lebih membuat ketiak tidak bau, bahkan saat keringetan. Dan berhubung axilla ini bukan anti perspirant, jadi ya daerah ketiak tetap akan berkeringat. Keringat itu sangat wajar dan merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Nah, karena yang dikeluarin racun, jadi suka tercium bau-bau tidak sedap kalau kita berkeringat, axilla deodorant paste ini membuat badan kita tidak bau.

Teksurnya sangat berbeda dengan tekstur deodoran pada umumnya. Sesuai namanya, deodorant paste, jadi ini bentuknya juga sperti pasta yang agak thick. 

HOW TO USE


Mungkin saya telat banget, tapi saya baru tau tentang deodorant paste. Selama ini saya taunya deodorant bentuk roller ball, stick, atau spray. Sebenarnya mungkin deodorant paste ini agak mirip yang bentuk stick kali ya, bedanya dia di jar dan cara pakainya diolesin dan agak digosok di ketiak. Hanya perlu sedikit saja untuk masing-masing ketiak.

MY REVIEW



Dari pertama kali coba produk ini, saya langsung merasa produk ini oke banget. Semakin sering saya pakai, saya makin jatuh cinta. Dan gak butuh waktu lama untuk saya order real sizenya. hehe. Dia benar-benar membuat badan tidak bau. Saya pakai pagi hari, lalu beraktivitas seharian dan saat malam sampai rumah, saya tidak merasa bau walaupun seharian saya tidak pakai parfum. Terasa sekali bedanya saat pakai deodorant paste ini dengan saat tidak. Walaupun memang axilla deodorant paste ini tidak membuat kita wangi. Tetap perlu parfum, kalau mau wanginya tercium. hehe. Buat saya yang penting sih tidak terasa bau. Dan kalau kalian benar-benar fokus ciumin ketiaknya baru deh kecium bau herbalnya, selain itu sih tidak tercium bau apa-apa.

Selain itu, karena terbuat dari bahan-bahan yang organik, saya merasa aman banget pakai ini. Tidak berasa was-was. Soalnya yang bikin saya suka malas pakai deodorant adalah perasaan was-was dan khawatir aja takut kena penyakit macem-macem cuma karena deodorant. Plus deodorant pada umumnya bisa membuat ketiak hitam, atau meninggalkan noda dibaju (terutama kalau baju putih. it happened to my high school uniform), axilla deodorant paste ini gak sama sekali. Saya sudah pakai ini selama kurang lebih 5-6 bulan. Gak setiap hari, karena kalau dirumah aja atau hanya ke workshop, saya suka tidak pakai. Kadang masih suka lupa juga sih. Makanya yang sample sizenya masih awet. Tapi sudah 1-2bulan terakhir saya mulai lebih rutin pakai. Padahal kalau rutin dipakai, paling sample size berukuran 15gram bisa habis dalam waktu 2-3bulanan.

Paling yang jadi kelemahannya adalah berhubung bentuknya jar, jadi agak kurang higienis. Makanya setiap mau pakai saya pastikan cuci tangan dulu dan setelah pakai pun pasti langsung cuci tangan. Atau mungkin bisa pakai spatula juga kali ya, tapi saya lebih suka colek langsung pakai jari. haha

WHERE TO BUY


Produk black chicken made in australia. Dan belum dijual di Indonesia. Kalau mau beli memang harus dari online shop, yang sepertinya masih agak jarang yang jual. Saya sendiri beli produknya dengan cara pre order di instagram tokotujuhpuluh seharga Rp 350.000,-.

Ada yang pernah coba produk ini? atau punya rekomendasi natural deodorant lainnya? Boleh lho komen di bawah. hehe. Saya sendiri saat ini lagi nunggu pre order botanical deodorant cream dari Aurelia yang merupakan salah satu brand favorit saya. hehe. Belum tau nanti gimana deodorant cream aurelia dibanding deodorant paste black chicken ini. hehe


You Might Also Like

12 comments

  1. Wah nemu referensi deodorant aman selain Kiehl nih, tp emang harganya di range segituan yak kalau yang organik :p

    ReplyDelete
  2. Ooow noted. Udah beberapa tahun belakangan juga ga pakai deodorant yg ada di pasaran krn lbh milih pakai tawas. Tapi ini bisa juga jd alternatif ya. Awet lagi ya,hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa. cukup awet ini dan alternatif lain lah. hehe

      Delete
  3. Belum pernah coba, tapi penasaran jugaa.. biasanya aku pakai body mist atau eau de toilette aja hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama ndah. biasanya juga pakai body mist aja langsung ke badan. itupun kalau inget. hahaha

      Delete
  4. ada yg jual sample size nya ga ka fika ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kurang tau. bisa coba tanya ke olshop yang aku sebut dipostingan kali yaa. siapa tau bisa PO sample size juga

      Delete
  5. Kalau aku pakai deodoran Crystal yang stick, Fik. Deodoran ini terbuat dari Natural Mineral Salts aja jadi bentuknya ya garam batu dihaluskan gitu... Kalau mau digunakan, harus dilembabin dulu bagian atasnya. Lamaaa bangeeett itu habisnya. Malah kayak ngga habis-habis ya secara batu gitu, hehe ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya din. pernah denger emang katanya crystal bagus ya. tp belum jadi2 mau beli dan udah keburu cinta sama ini. haha

      Delete
  6. kalau aku biasanya cuma pakai minyak kelapa, gak bikin wangi.. tapi mengurangi bau.. lebih aman.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakai minyak yang bikin greasy ya? hehe. yang ini juga in shaa Allah aman koq :D

      Delete

I really appreciate every single comment that you left in my blog..Do not hesitate to say anything..but, please use a proper word :)