Personal Life

Tips Travelling Tanpa Tour

Sunday, January 03, 2016

Assalamualaikum,

"Once a year, go someplace you've never been before"
pic from here

Memasuki tahun 2016, saya tidak membuat resolusi-resolusi tahun baru karena menurut saya tidak ada bedanya antara 2015 dan 2016, sama saja seperti pergantian hari dan tanggal biasa. Kalau umumnya setiap tahun baru, para blogger rata-rata post tentang resolusi tahun baru, kalian tidak akan menemukannya di blog saya. haha

Tapi saat ini saya dan suami lagi super excited soalnya dengan pergantian tahun, berarti akan semakin dekat dengan rencana liburan kami berdua (mudah-mudahan tahun depan bisa nambah personilnya. aamiin). Alhamdulillah tiket sudah dibeli, visa sudah keluar, dan hotel/apartment pun sudah di booked. Saat ini saya sedang asik menyusun itinerary untuk liburan ke tempat yang belum pernah saya dan suami kunjungi. (Dari foto diatas udah bisa nebak donk kita mau kemana? :p)

Saya dan suami memang belum mengunjungi banyak kota atau negara, jadi belum bisa disebut traveller, tapi setiap kami jalan-jalan, hampir tidak pernah ikut tour (kecuali pas Seoul Trip), selalu hanya berdua dan menyusn itinerary dengan berbekal googling dan baca-baca blog orang. Berhubung saya sering sekali ditanya kalau jalan-jalan pakai tour atau gak, jadi saya pikir kenapa gak dishare aja di blog tips travelling tanpa ikut tour. hehe


Booked Tiket Pesawat Dari Beberapa Bulan Sebelumnya

Langkah pertama pastilah mencari tiket murah. Biasanya kalau mau ke tempat yang agak jauh, seperti luar negeri, tiket pesawat sudah dicari dari 6bulan sebelumnya biar bisa dapat yang murah atau cari pas airlines lagi ngadain promo atau beli tiket di travel fair. Dan kalau perjalanan yang ditempuh jauh, saya saranin jangan pilih pesawat kecil, tapi cari yang besar sehingga duduknya pun lebih nyaman. Menurut saya, lebih baik bayar sedikit lebih mahal dibanding sampai di kota/negara tujuan badan kita sakit-sakit karena tidak nyaman duduk kesempitan saat dipesawat. 

Cari Hotel/Apartemen Yang Dekat Dengan Transportasi Umum

Sebelum mencari hotel, saya biasanya googling dulu daerah mana yang menjadi pusat keramaian di kota yang akan saya kunjungi. Lalu, cari hotel/apartemen yang dekat dengan tempat itu. Kalau harga tempat penginapan di daerah tersebut, saya biasanya cari di daerah sekitarnya yang juga masih dekat. Buat saya dan suami kalau travelling tidak harus di hotel berbintang dan mewah, di hotel kecil pun gak masalah yang penting bersih dan nyaman. Karena toh hampir sepanjang hari akan dihabiskan untuk jalan-jalan mengunjungi tempat wisata. Jadi sayang kan kalau bayar mahal-mahal, tapi cuma buat numpang tidur :p. 

Berhubung yang dicari adalah hotel kecil, harus rajin-rajin baca review untuk mencari hotel yang paling best deal. Biasanya saya paling sering mencari hotel di Booking.com dan Agoda dengan nilai review yang cukup tinggi. Dan saya cukup rajin baca-bacain review di 2 website tersebut. Kadang saya juga baca review hotel dari trip advisor. Di trip advisor juga kita bisa lihat kondisi kamar hasil jepretan para tamu. Soalnya kalau foto yang dari hotelnya suka menipu :p. Beberapa teman juga menyarankan untuk cari tempat tinggal di airbnb karena katanya bisa dapat tempat yang lebih luas dengan harga lebih murah. Dan karena apartment jadi biasanya ada tempat masak dan mesin cucinya. Tapi saya sendiri belum pernah coba karena setiap kali liat di airbnb susah cari yang cocok. Rata-rata shared bathroom atau lebih cocok untuk rame-rame. Yang private bathroom harganya lebih mahal dan kadang lokasinya lebih jauh dari MRT/LRT/TUBE (apappun nama transportasi umum. hehe). Saya dan suami selalu mencari tempat menginap yang dekat dengan stasiun karena kita memang kemana-mana jarang banget pakai taksi. 

Baca Forum dan Blog Tentang Travelling

Ini adalah bacaan wajib saya dari beberapa bulan sebelum jadwal liburan. Biasanya saya selalu catat nama tempat wisata, tempat belanja, dan tempat makan yang disebutkan orang-orang di forum/blog. Lalu yang kira-kira menarik akan saya googling lagi lebih lanjut untuk tau bagaimana cara ke tempat tersebut. 

Susun Itinerary

Ini bagian paling seru tapi juga paling pusing. haha. Sebisa mungkin susun itinerary yang jelas, kalau perlu per jam, seperti itinerary tia saat ke singapur. Saya sih biasanya gak sampai detil per jam, tapi lebih dibagi pagi-siang-malam. Dan tentunya harus diatur agak mengunjungi tempat yang berdekatan dalam satu hari, biar gak habis waktu dijalan. Ini kenapa perlu baca forum dan blog, biar kita tau dari cerita orang daerah mana saja yang berdekatan.  

Cari Tahu Lokasi Makanan Halal 

Kalau ikut tour, biasanya kita akan diantarkan ke resto atau tempat makan. Sedangkan kalau jalan tanpa tour, kita tentu harus cari tau sendiri. Untuk menghemat waktu, baiknya saat masih di Indonesia sudah mencari list makanan halal di kota yang akan kita tuju (terutama kalau ke luar negeri). Seperti saat saya ke hongkong, membawa list tempat makanan halal sangat memudahkan kami dalam mencari tempat makan. Biasanya suka ada blogger yang sudah membuat list makanan halal atau kita list sendiri dengan cara googling dan googling. Gak papa repot-repot pas masih di Indonesia, daripada buang-buang waktu pas udah di negara orang. hehe

Cari Tahu Jalur MRT/LRT dan Public Transportation Lainnya

Sebisa mungkin sudah simpan jalur mrt/lrt atau apapun namanya di hp. Biar sampai disana gak perlu sering-sering buka petanya. Walaupun pada kenyataannya pasti saya suka buka-buka peta lagi sih biar lebih jelas. haha. Sampai bandara jangan lupa ambil aja semua brosur-brosur tempat wisata dan peta. Gak perlu bawa-bawa petanya dari indonesia :p 

Kita perlu juga untuk cari tahu apakah lebih murah beli kartu, atau beli tiket sekali jalan, atau justru ada yang lebih murah apabila dipesan secara online dulu. Pokoknya jangan malas cari tahu dan googling semua informasi, karena namanya jalan sendiri tanpa tour pasti akan selalu mengandalkan si public transportation. Dan kalau bisa sih cobain semua jenis transportasi di kota tersebut. 

Ambil Tour Harian

Kalau sudah di negara orang dan bingung mau kemana, coba cari jasa tour harian. Biasanya ada banyak dan paling gak setelah ikut tour harian sekali, kita jadi tahu tempatnya dan kalau masih belum puas, besoknya bisa balik lagi. hehe

Bawa Tripod dan Tongsis

Berhubung jalan berdua dan tanpa tour, jadi tripod dan tongsis adalah peralatan yang wajib dibawa. Karena kalau mengandalkan minta difotoin orang suka kurang puas. Kadang orangnya gak tau setting kamera dan asal jepret aja. Tripodnya cari yang kecil dan bisa masuk backpack aja jadi gak berat. Soalnya sayang kan kalau udah ke negara orang tapi foto-fotonya sedikit atau ala kadarnya :D

pic from here

Itu sih beberapa tips dari saya berdasarkan apa yang saya lakukan biasanya. Yang penting kalau jalan tanpa tour kita harus well prepared. Jadi bersusah-susah dulu sebelum berangkat untuk cari tahu yang detil. Enaknya tanpa tour kita bisa lebih bebas, tidak harus tunggu-tungguan dengan peserta tour lainnya. Dan kalau kita bisa foto-foto sepuasnya kalau kita suka suatu tempat. Karena biasanya kalau ikut tour, jadwal wisatanya akan dibatasi, jadi berasa kurang puas. Apalagi buat saya dan suami yang maunya semua spot difoto. haha. 

Dan sekarang saya gak sabar menyusun itinerary untuk #dnflondonescape2016 bulan depan. Kalau ada yang mau kasih masukan tempat yang wajib dikunjungi di London boleh banget lhooo. Terima kasih sebelumnyaa :)

You Might Also Like

12 comments

  1. halo mbak, makasih loh udh share tips travellingnya. aku juga ada rencana mau keluar neger sama temen, meskipun belum punya paspor hhehehehhe :) yang penting niatnya dulu deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-samaa :) smoga bisa dimudahkan yaa nabungnyaa

      Delete
  2. Halo Mba Fika,

    Tips-nya sangat berguna sekali, saya jadi dapat banyak ilmu untuk merencanakan perjalanan sendiri tanpa tour guide. Untuk poin pemesanan pesawat, emang iya sih harus dipesan jauh-jauh hari supaya murah, tapi sebagai karyawan saya masih tidak berani karena takutnya enggak diberi izin cuti, atau bisa saja sekarang diberi izin tapi pas mendekati hari H tiba-tiba si bos lupa atau berubah pikiran. *derita karyawan.

    Oh ya, satu pertanyaan dari saya, bagaimana dengan uang. apakah sebaiknya uangnya ditukar di money changer di Indonesia atau lebih baik narik di atm di negara yang dikunjungi?

    -dila-

    ReplyDelete
    Replies
    1. O iya benar. saya lupa tentang itu karena itu bagian suami :p
      tapi kalau rupiah mending tukar dari Indonesia karena nilai tukar rupiah dinegara luar biasanya agak jelek. Tapi kalau kita punya US dollar mending tukar di negara tujuan :)

      Delete
  3. Hi Fika, salam kenal hehe.. ke Neal's yard (deket Convent Garden) dan SpaceNK biar makin paripurna koleksi skin carenya hehehe. Enjoy London, you two!

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaahhhh. nice info banget nih. makasiii yaaaa :)

      Delete
  4. Semoga lancar tripnya. Ditunggu cerita-ceritanya di blog yaah :)
    Kebetulan ada rencana ke tempat yang sama, siapa tau bisa berjumpa disana yaa hehehe. Amin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. siaapp. nanti di share. kamu berangkat kapaan?

      Delete
  5. Halo mbak, wah tipsnya bagus sekali, pengen banget travelling ke luar negeri berdua suamu (kalo udah punya T_T) tanpa tour wisatam hehe. ♥

    My Little Cream Button ♥

    ReplyDelete
    Replies
    1. In shaa Allah dipertemukan dengan jodohnya soon yaa biar bisa travelling berdua. hehe

      Delete
  6. Ka fika sama persis tips nya dengan yg biasa saya lakukan.karna tour tanpa guide itu lebih menyenangkan bisa explore berbagai sudut kota atau wisata tujuan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa betuul. Dan kita jadi gak merasa diburu-buru dalam mengeksplor berbagai tempat wisata. hehe

      Delete

I really appreciate every single comment that you left in my blog..Do not hesitate to say anything..but, please use a proper word :)